Cadangan Pemerintah Capai 2,4 Juta Ton, Harga Beras Stabil Jelang Ramadan
Pemerintah menyatakan cadangan beras nasional mencapai 2,4 juta ton menjelang bulan Ramadan.
Dewi Lestari
editor
Rabu, 3 Juni 2026
2 menit baca
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengumumkan bahwa cadangan beras nasional mencapai 2,4 juta ton menjelang bulan Ramadan 2026. Angka ini dianggap aman untuk memenuhi kebutuhan konsumsi domestik selama Ramadan dan Hari Raya.
"Kita sudah menyiapkan 2,4 juta ton beras dalam cadangan strategis. Ini cukup untuk 45 hari konsumsi nasional," kata Syahrul dalam jumpa pers di Kantor Kementan, Jakarta, Rabu (22/5/2026).
Untuk mengendalikan harga, pemerintah melalui Bulog akan menggelar operasi pasar di 12 provinsi dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 10.900 per kilogram. Operasi pasar ini akan dimulai sepekan sebelum Ramadan.
Direktur Utama Bulog, Budi Waseso, menegaskan kesiapan pihaknya dalam menghadapi Ramadan. "Kami sudah menyiapkan 450 ribu ton beras untuk operasi pasar. Selain itu, ada juga 120 ribu ton untuk cadangan darurat," ujarnya.
Ketua Umum DPP Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Moeldoko, mengapresiasi kesiapan pemerintah. "Dengan cadangan yang memadai, masyarakat tidak perlu khawatir terjadi kelangkaan beras selama Ramadan," katanya.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan harga beras premium rata-rata nasional per Maret 2026 mencapai Rp 12.800 per kilogram, masih di bawah HET yang ditetapkan pemerintah. Harga beras medium tercatat Rp 10.500 per kilogram.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying menjelang Ramadan. "Persediaan aman, harga terkendali. Masyarakat bisa berbelanja seperti biasa tanpa perlu menimbun," kata Sekretaris Jenderal PBNU, Ahmad Izzuddin.
Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) juga memastikan ketersediaan beras di pasar-pasar tradisional terjaga. "Stok aman, harga stabil. Kami sudah berkoordinasi dengan supplier di seluruh Indonesia," kata Ketua Umum APPSI, M. Yamin.
11,200 views
Artikel Terkait
I
Ekonomi
Indonesia Tandatangani Perjanjian Perdagangan Bebas dengan Uni Emirat Arab
Indonesia dan UEA menandatangani perjanjian perdagangan bebas yang diharapkan meningkatkan ekspor.
R
Ekonomi
Rupiah Menguat ke Rp 15.380 per Dolar AS Didukung Aliran Masuk Modal Asing
Rupiah menguat signifikan terhadap dolar AS seiring meningkatnya aliran modal asing ke pasar obligasi.
B
Ekonomi
Bank Indonesia Pertahankan BI Rate di 6 Persen, Gubernur Sebut Inflasi Terkendali
Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 6 persen.
P
Ekonomi
PLN Catat Laba Bersih Rp 4,8 Triliun di Semester I 2026
PT PLN (Persero) mencatatkan laba bersih Rp 4,8 triliun di semester pertama 2026.