Senin, 8 Juni 2026

Tokocrypto Raih Pendanaan Seri C Senilai USD 120 Juta dari Investor Global

Startup kripto asal Indonesia Tokocrypto berhasil mengumpulkan pendanaan Seri C senilai USD 120 juta.

Dewi Lestari

Dewi Lestari

editor

Rabu, 3 Juni 2026
2 menit baca
PT Tokocrypto Anak Bangsa mengumumkan keberhasilannya dalam mengumpulkan pendanaan Seri C senilai USD 120 juta atau setara Rp 1,85 triliun dari sejumlah investor global. Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Sequoia Capital dan Tiger Global, dengan partisipasi dari软银 Vision Fund dan beberapa investor strategis lainnya. Co-Founder dan CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, mengatakan bahwa pendanaan ini akan digunakan untuk ekspansi produk dan infrastruktur teknologi. "Kami akan mengembangkan platform trading institusional dan layanan custody untuk aset digital," katanya dalam konferensi pers virtual, Senin (24/5/2026). Sejak didirikan pada 2018, Tokocrypto telah memiliki lebih dari 3,2 juta pengguna terdaftar dengan volume transaksi bulanan mencapai USD 800 juta. Startup ini juga telah memperoleh lisensi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Managing Director Sequoia Capital Southeast Asia, Rohit Aggarwal, menyatakan keyakinannya terhadap potensi pasar kripto Indonesia. "Indonesia memiliki populasi digital terbesar di Asia Tenggara. Tokocrypto memiliki posisi strategis untuk menjadi pemimpin pasar," ujarnya. Kepala Bappebti, Didid Noordiamatullah, menyambut baik perkembangan industri kripto di Indonesia. "Dengan adanya regulasi yang jelas, kami optimis industri ini akan tumbuh secara berkelanjutan dan aman bagi masyarakat," katanya. Tokocrypto berencana meluncurkan tiga produk baru dalam enam bulan ke depan: platform staking, wallet institusional, dan layanan tokenisasi aset. Perusahaan ini juga berencana membuka kantor regional di Singapura dan Vietnam. Pendiri East Ventures, Willson Cuaca, yang merupakan salah satu investor awal Tokocrypto mengatakan bahwa pencapaian ini menunjukkan potensi besar startup Indonesia. "Ini adalah bukti bahwa startup Indonesia bisa bersaing di level global," katanya.
18,750 views

Artikel Terkait