Senin, 8 Juni 2026

Kemenkominfo Luncurkan Platform AI Buatan Lokal untuk Pendidikan

Kementerian Kominfo meluncurkan platform kecerdasan buatan buatan lokal untuk mendukung dunia pendidikan.

Dewi Lestari

Dewi Lestari

editor

Rabu, 3 Juni 2026
2 menit baca
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) resmi meluncurkan platform kecerdasan buatan (AI) buatan Indonesia bernama "Garuda Brain" untuk mendukung transformasi digital di sektor pendidikan. Platform ini dikembangkan oleh konsorsium 12 universitas negeri dan didukung oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Menteri Kominfo Johnny G. Plate menjelaskan bahwa Garuda Brain dirancang khusus untuk memahami konteks bahasa Indonesia dan kearifan lokal. "Berbeda dengan AI global, Garuda Brain sudah di-training dengan jutaan dokumen berbahasa Indonesia, termasuk literatur pendidikan nasional," katanya saat peluncuran di gedung Kemenkominfo, Jakarta, Selasa (25/5/2026). Rektor Universitas Indonesia, Prof. Ari Kuncoro, selaku ketua konsorsium mengatakan bahwa platform ini akan tersedia gratis untuk seluruh sekolah dan universitas di Indonesia. "Kami menargetkan 50 ribu institusi pendidikan akan menggunakan platform ini dalam satu tahun ke depan," ujarnya. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim menyambut positif peluncuran ini. "Garuda Brain akan menjadi asisten digital bagi guru dan siswa. Ini akan merevolusi cara belajar di Indonesia," katanya. Fitur unggulan Garuda Brain antara lain: tutor virtual yang bisa menjelaskan materi dalam bahasa Indonesia, pembuat soal otomatis berdasarkan kurikulum nasional, serta analisis gaya belajar siswa untuk personalisasi pendidikan. Direktur Eksekutif Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Muhammad Arif, menegaskan komitmen anggotanya untuk mendukung konektivitas platform ini. "Kami siap memastikan akses internet yang stabil untuk penggunaan Garuda Brain di seluruh Indonesia," ujarnya. Pengembangan Garuda Brain menghabiskan anggaran sebesar Rp 280 miliar selama tiga tahun terakhir. Platform ini menggunakan infrastruktur server lokal yang berada di Pusat Data Nasional di Cikarang, Jawa Barat.
14,300 views

Artikel Terkait