Indonesia Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Energi Terbarukan dengan Jepang
Indonesia dan Jepang menandatangani perjanjian kerja sama investasi energi terbarukan senilai USD 3 miliar.
Aries Putra
editor
Senin, 1 Juni 2026
2 menit baca
Indonesia dan Jepang resmi menandatangani perjanjian kerja sama (MoU) investasi energi terbarukan senilai USD 3 miliar dalam pertemuan bilateral di Tokyo, Jumat (24/5/2026). Perjanjian ini mencakup pembangunan empat pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan dua pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB).
Presiden Joko Widodo yang memimpin delegasi Indonesia dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa investasi ini akan mempercepat transisi energi nasional. "Indonesia berkomitmen mencapai net zero emission pada 2060. Kerja sama dengan Jepang ini akan memperkuat upaya kami," ujarnya.
Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida menyambut baik kerja sama ini. "Jepang siap berbagi teknologi dan pengalaman dalam energi terbarukan. Ini merupakan investasi untuk masa depan kedua negara," katanya.
Menteri ESDM Arifin Tasrief menjelaskan bahwa empat PLTS akan dibangun di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat dengan total kapasitas 2.400 MW. "Dua PLTB akan dibangun di Sulawesi Selatan dengan kapasitas 500 MW," ujarnya.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan bahwa energi terbarukan akan mencakup 23 persen dari bauran energi nasional pada 2025, naik dari 17,8 persen saat ini.
Direktur Jenderal Energi Terbarukan, Dadan Kusdiana, menjelaskan bahwa investasi ini akan menciptakan sekitar 15.000 lapangan kerja baru. "Selain membangun infrastruktur, perjanjian ini juga mencakup pelatihan SDM untuk operasional pembangkit," katanya.
Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) menyambut positif perjanjian ini. "Indonesia memiliki potensi energi surya yang sangat besar. Dengan investasi ini, kami bisa memanfaatkan potensi tersebut secara optimal," kata Ketua Umum AESI, Fabby Tumiwa.
11,800 views
Artikel Terkait
G
Dunia
G20 Diskusikan Reformasi Sistem Moneter Global di KTT Brasil
Para pemimpin G20 membahas reformasi sistem moneter global dan penguatan kerja sama ekonomi.
I
Dunia
Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa di Turki
Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan kemanusiaan senilai Rp 150 miliar untuk korban gempa Turki.
A
Dunia
ASEAN Sepakati Kerangka Kerja Digital Economy Framework di KTT Kamboja
ASEAN menyepakati kerangka kerja ekonomi digital yang komprehensif dalam KTT di Phnom Penh.